Orlando, 2011. We are "Laskar Nusantara" (picture by: Afshan Javid,our friend from India)
Showing posts with label hidup di amerika. Show all posts
Showing posts with label hidup di amerika. Show all posts

Thursday, April 14, 2011

Pesawat Terbang

Pukul 15.10 waktu setempat. Saya masih berada di kelas bahasa Inggris pada jam ke 7. Disebelah saya si Daniel sedang sibuk dengan iphone nya. Sedangkan di belakang saya, Schaar,Iiro,Jack,Sean,dan AJ sedang mengobrol dan bercanda. Tepat di depan saya ada 4 bangku kosong di mana Kathleen,Kayla,Robert, dan Will sedang absen hari ini. Oiya, kelas ini menggunakan pola tempat duduk berbentuk huruf “U”. Dan saya berada di salah satu deret yang saling berhadapan. Di Kelas bahasa Inggris saya cukup kenal banyak teman Karena kelas ini hanya untuk seniors (kelas 12) dan semuanya seumuran. Untuk hari ini, Ms. Janet Dakin meminta murid-muridnya untuk membuat outline essay yang akan kita jadikan sebagai tugas kelas di hari kamis nanti. Boro-boro outline, sebiji ide pun tak kunjung kudapat. Kemudian tiba-tiba muncullah di benak dua patah kata, “Pesawat Terbang”. Bel pun tak kunjung berdering karena hari bel sedang rusak dan digantikan oleh dering telepon yang disediakan di setiap kelas. 15.15 “bel” tanda pelajaran berakhir pun berdering. Sejenak kulihat ke luar via jendela kelas sebelum kutatih gitar tuk dibawa pulang, cuaca cukup cerah di luar. Dalam hati pun berkata “tumben Portland cerah.biasanya juga basah hujan terus” dan itupun dalam bahasa Inggris.hehe.

            Kuputuskan untuk tidak langsung pulang ke rumah. Saya pun berbelok ke halte yang bukan di seberang jalan di mana tempat biasanya saya menunggu bus untuk pulang ke rumah. Berhentilah saya di halte bus yang menuju arah downtown Portland. Sambil membawa gitar dan sedikit mengecek jam di hape Samsung warna biru saya. Tidak lama bus menuju downtown Portland pun telah dating. Sebelum beranjak naik bus, sekali lagi, “Pesawat Terbang” muncul di pikiran saya.

            Hari cerah begini memang pas buat jalan-jalan. Downtown Portland pilihan saya. Kebetulan saya hendak mendaftar ke Cami Curtis Performing Arts buat kelas hip hop sekalian juga ngeliat stadion baru Portland Timbers, tim sepak bola warga Portland yang tahun ini masuk MLS (liga utama Amerika Serikat).
            Dalam perjalanan,di dalam bus, saya mengingat-ingat masa kecil saya. Dulu waktu kecil, setiap ada pesawat terbang melintas di udara dan terdengar suaranya dari kejauhan, saya selalu langsung keluar rumah dan menatap ke langit untuk melihat pesawat terbang. Biasanya juga saya berteriak “hoy kapal terbang, njaluk duwite!!” (hoy, pesawat t erbang, minta duitnya!!). Dulu waktu kecil saya beranggapan pesawat terbang bakal jatohin duit dari udara buat rakyat-rakyat jelata di daratan. Dan dulu saya beranggapan kalau semua yang naik pesawat terbang itu orang-orang kaya. Dan kemudian saat itu juga saya dan kebanyakan anak-anak seumuran saya waktu kecil bercita-cita buat jadi pilot. Atau juga bercita-cita jadi dokter yang nantinya naik helikopter.
            Sejak kecil saya ingin sekali naik pesawat terbang. Ketika kedua orang tua saya berangkat haji di tahun 2004 lalu, saya merasa senang sekaligus iri karena ayah dan ibu bakalan naik pesawat terbang. Selain kemahalan, keluarga saya nggak bakal naik pesawat terbang rame-rame karena memang kita tidak pernah pergi jauh seperti ke luar negeri.
            Kemudian di umur 17 adalah umur ketika saya merasakan naik pesawat. Bersama teman-teman AFS Chapter Surabaya saya berangkat ke Jakarta untuk menghadiri orientasi Nasional keberangkatan para siswa pertukaran pelajar se Indonesia. Saya duduk di pinggir jendela bersama Hersanti Rahayu di sebelah saya. Mulai dari take off hingga landing saya bolak-balik menengok ke jendela pesawat melihat daratan,gedung-gedung,rumah,pohon-pohon,dan sungai yang terlihat seperti miniatur belaka. Saya ingat waktu itu Lion Air pesawatnya. Akhirnya keinginan dari kecil pun tercapai juga. Dan tentunya untuk pergi ke Amerika saya bakalan naik pesawat. Jadi 10 hari kemudian saya naik pesawat lagi untuk ke Amerika Serikat. Kali ini pesawatnya jauh lebih gede. Lama perjalanan dari Indonesia ke Amerika menempuh sekitar 27 jam waktu itu termasuk transit di Jerman selama 6-7 jam. Dan saat itulah saya mengenal istilah jet lag. Di amerika pun ternyata saya dapat kesempatan naik pesawat lagi.hehe. Waktu itu bulan februari 2011 saya naik pesawat dari Portland ke Orlando yang jaraknya seperti dari sabang ke merauke, 6 jam perjalanan berangkat  6 jam perjalanan pulang. Oke sepertinya saya sudah puas cerita tentang pesawat sampai-sampai saya mbelengerí sama yang namanya naik pesawat. Memang Allah selalu merencanakan sesuatu dibalik sesuatu.

            …..
saat menulisa artikel ini (tampak samping)

saat menulis artikel ini (tampak depan)

kaca mata baru $10 an.hehe
            8 menit kemudian bus yang saya tumpangi sudah memasuki downtown Portland. Teringat tadi saya melihat pria berkaca mata hitam keren duduk di halte membuat saya ingin punya kaca mata hitam supaya terlihat keren seperti pria tadi.hehe. Turunlah saya di halte downtown Portland dan langsung bertolak menuju Pioneer Place Mall. Dengan membawa gitar saya berjalan dari halte downtown ke mall yang tepat berada di jantung kota Portland itu. Dengan membawa gitar pula saya memasuki mall terlihat seperti pengamen jalanan downtown Portland saja.Bukan, saya cuma siswa Wilson High School yang mengambil kelas gitar.hehe. H&M adalah toko tujuan saya. Saya sudah mengincar kaca mata 10 dolaran sejak lama di sana.haha. setelah saya coba beberapa kaca mata akhir nya jatuh pada kaca mata pada gambar di atas.
            Setelah itu saya langsung menuju MAX station untuk menunggu MAX (sejenis kereta listrik) menuju arah tempat dance studio. Akhirnya saya mengambil 4 kelas hip hop dan siap untuk memulai pelajaran hip hop hari kamis. Doakan semoga lancar ya! Dan ditunggu ceritanya pastinya.: )

Wednesday, March 30, 2011

Begin A New Career : "A Guitarist"



A while ago, i did not know how to play any music instrument. As every human is growing up physically and mentally, i began to think about arts. A year ago, i tried to learn guitar. I don't have a guitar. What i did was, i borrowed my friend's guitar then i ask my friends who are able to play guitar to teach me and help me out playing guitar. The very beginning of my learning process, it was so hard! it was frustrating as well. I remembered a friend of mine, Bahtiar (one of my best friends) told and taught me that "to play guitar, is not a skill or talent that you need, but how you play it and who you play it for". It was a good moral lesson from Bahtiar. I applied it and I reveal the power of it. Eventually, i enjoy playing guitar eventhough not too often i played it. At Least i like it.

A year later, today, I am in the USA as an exchange student. I go to Wilson High School, Portland, Oregon. I am taking a beginning guitar class to be on of my classes. I still keep what Bahtiar told me. I have a great teacher to teach me, and great class mates as well that always bring an inspirational message to me.
My first guitar performance went really well and unexpected (read my previous article: "Mendadak Jadi Gitaris di Amerika"). My guitar teacher, Mr. Jolestead also said that i was awesome and my song that i brought made his day and he smiled all day long. i am so happy that day and began to do more and more.
And here are several pictures from my second guitar performance.enjoy! also i put some pictures of my classmates that were also performing today. thank you for reading this blog folks! :)


I played "Undisclosed Desires" by Muse





Jayme Figuerido, my friend from Brazil (also an exchange student)

Amy Reiner, my american class mate

Coldan, also my american classmate

David,

Joseph Goldman

Friday, March 25, 2011

"Mencicipi" Air Laut Samudra Pasifik di Newport

halooooooooooo!!!!! apa kabar?hehe. Maklum saya terlampau gembira abis pulang dari rekreasi ke pantai (jangan berpikiran tentang BIKINI! Dilarang di blog ini!). Iya saya tau saya lagi di Amerika,bukan berarti bakal banyak bikini dong di pantai?haha.ingin tahu kenapa?
Selama tiga hari saya diajak host family saya ke Newport untuk menghabiskan waktu menikmati indahnya Lautan Pasifik di Oregon Coast. Jauh-jauh hari sebelum berangkat ke sana saya sudah diberi tahu kalo pantai di Samudra Pasifik Oregon dingin sekali cuacanya, apalagi airnya! seperti es gitu! sebenarnya judul artikel kali ini sedikit aneh dan ekstrem! ini si Radiv kenapa yak? kesamber petir? atau abis mimpi dicium Gita Gutawa (dulu saya ngefans sama Gita Gutawa waktu kelas 2 SMP di SMPN 2 Jember, terus teman saya si Antok ngefans sama Sherina) ? Haha enggak kok.

Dulu waktu kecil saya suka main ke pantai. Kebetulan kota saya, Jember punya pantai di laut selatan a.k.a. Samudra Hindia. Dulu waktu kecil saya sering main sama ombak yang sebenarnya sangat berbahaya dan berkemungkinan merengut nyawa saya.Dan juga saya sering secara tidak sengaja menelan air laut ketika dihempas ombak waktu berenang di pantai.hehe. dasar si Radiv. Anyways, selama tiga hari di Newport saya diajak keliling tempat-tempat wisata keren i.e. mercusuar,akuarium,museum Ripley's Believe it or Not, Wax Museum, terus menyaksikan jembatan kuno di Newport yang sangat popular dan merupakan tempat syuting film One Flew Over The Cuckoo's Nest (dibintangi oleh Jack Nicholson, pemenang Oscar thn 1975). Kemudian dalam perjalanan pulang kita melewati jalan sepanjang samudra pasifik dan juga melakukan beberapa pemberhentian di pantai-pantai berpemandangan bagus i.e. (seperti,red) Cannon Beach. Nah, di Cannon Beach saya mencicipi air laut di Samudra Pasifik untuk pertama kalinya dalam hidup!! hehehe. Ternyata sama aja. Rasanya asin seperti garam.

simak beberapa foto yang saya dapat.semoga menginspirasi (saya nggak punya kamera SLR,mungkin  ga terlalu spesial foto-fotonya)
Burung Pelikan.Perhatikan yang di sebelah kiri

Saya lupa namanya apaan yang penting cantik

Saya tidak sedang berada di atas buaya laut.tapi buaya darat.hehe

Yaquina Head Light House. Mercusuar tertua dan tertinggi di Oregon state

Beberapa gambar yang saya lupa namanya lagi

Yang saya suka bukan foto saya melainkan gadis kecil bule di pojok kanan gambar.Unyuuuu

Newport Bridge

Newport bridge dan abaikan foto aneh saya ini

Harpa di Museum Ripley's Believe it or Not

Singa laut liar yang kebetulan nongol di dermaga Newport waktu saya lewat

Michael Jackson di Wax Museum (hanya replika)

sea stack

unyu picture

Haystack rock, Cannon Beach

Rambutku berantakan (apa deh)

itu dibaca :r4diV lAgy dI cAnNoN bEaCH

Tuesday, March 15, 2011

Merindukan Masakan Tanah Air

Bakso (image by google)
Portland, 15 Maret 2011 pukul 4.22 sore waktu setempat. oh iya, apa kabar nih? alhamdulilah saya mulai produktif nge blog akhir-akhir ini. apa karena akhir-akhir ini saya sering "galau" sehingga membuat saya rajin nge blog? (apa deh). Sebenarnya saya sedang menanak nasi di rice cooker. beras tinggal sedikit dan akhirnya habis juga sekali pakai. Dan saat itu juga mendadak saya kangen sama RAWON,SOTO AYAM,SATE AYAM,SAMBEL TERASI BUATAN IBU, AYAM GORENG LALAPAN,BAKSO PAK TIJO, dan hidangan-hidangan sedap Indonesia lainnya.
Beginilah hiruk pikuk seorang exchange student. Jauh dari rumah dengan segala sesuatu yang serba "baru". Berjuta pengalaman berharga pun sudah kita dapat dan ini juga sebagai amanah menjadi duta muda Indonesia. Sudah 7 bulan lebih para duta muda Indonesia berada di negeri orang. Sebagian besar dari mereka di Amerika, termasuk saya. hidangan Indonesia favorit saya itu Rawon, juga soto ayam, juga bakso, juga sate ayam, juga nasi goreng, apa lagi ayam goreng lalapan, dan lagi tempe penyet featuring sambel tersasi yang ekstra pedas bikinan ibu saya. wah wah. (saya pun langsung lapar seketika ketika menulis ini dan menyalakan kompor mulai memasak telor mata sapi.haha). Yang dikhawatirkan para siswa pertukaran pelajar pun terjadi. Selain kerinduan akan sanak keluarga, sangat wajar terjadi pula kerinduan akan hidangan khas nusantara. Inilah pengalaman unik nan seru yang didapat para "laskar nusantara" di negeri orang. Di Amerika, you know. penuh dengan makanan cepat saji ala Mc Donald's, KFC, Taco Bell,Burger King, dsb. untuk restauran cepat yang disebut kedua, tidak ramai dikunjungi. dan menurut saya ayam di KFC amerika jauh lebih buruk. bahkan menurut saya tidak layak.
Kalo dulu nih di Indonesia sukanya jajan di warung, makan pecel,soto ayam ato bakso, sekarang di amerika udah mblenger  sama yang namanya burger,pizza,sand wich, fried chicken,fries dan lain sebagainya. Yap. Dari sinilah kita semua para exchange student jadi merasa sangat berharga akan hidangan khas nusantara! beberapa teman saya pun ada yang sudah masak masakan-masakan khas Indonesia untuk disajikan kepada para host family mereka. memang terkadang rumput tetangga memang nampak lebih hijau, tapi bagaikan kentut, kentut orang lain jauh lebih busuk daripada kentut sendiri. (peribahasa ngaco.hehe)
pesan buat bangsa indonesia nih dari Radiv : KITA HARUS BANGGA DENGAN KULINER KHAS NUSANTARA!! kata bang Bondan Winarno sih :"mak nyusss". hidup kuliner Indonesia!
ASTAGHFIRULLAH TERNYATA SAYA BELUM MENEKAN TOMBOL ON DI RICE COOKER! yah.nunggu lebih lama deh.hehehe.
Nasi Rawon,favorit saya! (image by google)
Sate Ayam juga favorit saya! (image by google)
Tempe Penyet + sambel terasi! (image by google)
Ayam goreng lalapan maknyus (image by google)

Saturday, March 12, 2011

Mendadak Jadi Gitaris di Amerika

haloooo! apa kabar?? buat yang sudah lebih dari 3 kali membaca saya ucapkan beribu-ribu ucapan terima kasih!! edisi kali ini saya nak bercerita tentang pengalaman saya tampil di muka kelas gitar (bahasa apa ini ya?galau?) maksudnya saat itu guru saya di kelas beginning guitar mengintruksi seluruh siswa di kelas untuk tampil di depan kelas memainkan lagu,musik,lirik, yang sudah dipelajari selama 2-3 minggu terakhir. holy crap (taik, red) saya pun mendadak shock dan "galau" seketika. Sebenernya sih saya sudah mainin beberapa lagu pop indonesia selama 2-3 minggu terakhir. Kebetulan 3 hari lalu saya nemu secuil lagu country di ipod saya. Judulnya "Long Trip Alone" yang dibawakan oleh Dierks Bentley. Saat itu juga di kelas saya mulai memainkan lagu itu secara serius dan juga bolak-balik memutar lagu itu di ipod.didengarakan, dimainkan, didengarkan lagi, dimainkan lagi hingga lelah. Saat itu saya sempat meraba-raba tas saya. Eh ternyata saya bawa kamera!!! Ide dahsyat pun muncul seketika bak peluru yang sedang melesat dengan velocity 1000km/jam! kalo kalian liat di blog saya ini nanti ada channel youtube saya. nah itu banyak sekali video2 ga jelas saya selama di amerika.yap saya suka bikin video. nah saat itu juga saya minta bantuan teman saya si David buat ngerekam + ambil gambar saya waktu perform! (ciyeee) . singkat cerita begini reka ulang dan singkat performa saya :
1. saya tampil setelah siswa ke dua yang sudah tampil (ribet ya bahasanya.lol)
2. langsung duduk di kursi tinggi gitu bak Jason Mraz + sebuah papan musik pas di depan saya
3. memperkenalkan diri sama teman-teman. "hi! my name is Radiv Annaba. i am an awesome indonesian exchange student wants to perform a messed up guitar show today" . i am just kidding. saya lupa waktu itu ngomong apa waktu perkenalan
4. lagu pertama yang saya mainin : Ungu "Ciuman Pertama", Drive "Mimpi Selamanya". keduanya cuma 4-5 bait saja. dan ini nih yang bikin heboh satu kelas! yap satu lagu full yang saya mainkan adalah lagu Dierks Bentely "Long Trip Alone"!!
5. Setelah tampil, apa coba yang terjadi (pasti kalian ada yang kepikiran saya jatuh dari kursi tinggi karena saya terlalu pendek terus gitar saya jatuh dan pecah seketika) bukan!!!
yang terjadi adalah saya mendapat tepuk tangan meriah,jeritan,teriakan,tangisan (hehe.bukanbukan), + plus ungkapan terima kasih guru gitar saya , Mr. Jolestead. Beliau kaget waktu saya jawab pertanyaannya kapan saya mulai main gitar. saya jawab Agustus taun 2010 di mana saya nyampe amerika terus ada gitar.hehe.
KEESOKAN HARINYA Mr. Jolestead berkata : "Radiv, your country song performance, Dierks Bentley's son made my day. i was smiling all day long yesterday.thank you"
OH MY GOSH! isn't that awesome!!???
so begitulah ceritanya. ini sedikit poto poto waktu saya perform.hehehehe.thanks for all visitors!! kritik dan saran amat sangat dinanti untuk blog ini.
oiya kalo sempet + komputer di rumah lagi nggak lemot tonton juga video saya pas perform ya! (kameranya jelek rada nge blur gitu)

itu lagu Dierks Bentley yang hendak saya mainkan
Itu sheet music saya + ipod mungil saya.baru beli bulan lalu loh! (pamer)
Gladi Resik cuy
Perkenalan diri
Ini waktu nyanyi lagu Ungu deh kayanya.haha.bule bule pada ga paham.haha
WAJAH SAYA KENAPA ITU?

ini videonya.hehe

Tuesday, March 8, 2011

Kisah si "Kecil" Radiv Bergulat di Amerika

halo semua. edisi kali ini pake bahasa indonesia lagi (maklum bhs inggeris saya nggak karuan). kali ini saya hendak membahas pengalaman saya ketika menjalani wrestling season di Wilson High School. Wrestling = gulat atau supaya lebih mudah, smack down.haha.nggak juga sih. untuk olahraga musim dingin, saya memilih wrestling. ada beberapa alasan kenapa saya ikut wrestling. pertama. you know. kan ini amerika, kalo ga olahraga kalian bisa cepat gendut. contohnya saya nih. waktu sebelum berangkat sempet ngecek berat badan = 49 kg. eh sekarang jadi 52 kg. kedua, di amerika, kalo ngikut sport kita bakal mudah dapet temen. nah buktinya nih saya sekarang dapet banyak temen ketika ikut wrestling. kita kan satu tim, dan mudah mengenal satu sama lain dalam tim. ketiga, wrestling nampak keren!jarang-jarang lagi di Indonesia. jadi lumayan buat nambah-nambah pengalaman dan sensasi (loh?). wrestling olahraga yang susah,keras,butuh tenaga ekstra,otot + otak harus sangat bekerja. dan jangan takut dibanting atau membanting.haha. di bawah ini sedikit foto-foto ketika saya mengikuti turnamen regional di Portland. saya kalah dua kali dan itu pertandingan terakhir musim ini :( . tapi tak apalah.kan pengalaman! hehe.cekidot cekidot
itu waktu lagi siap siap (saya pake singlet hijau putih)
Ini lawan saya dari Hood River Valley High School
sepertinya lawan saya jauh lebih besar. ato saya yang terlalu kecil?hahaha
Pemanasan dulu cuy (padahal juga grogi)
gubrakk
awas kau!!
yah kalah deh
Showing posts with label hidup di amerika. Show all posts
Showing posts with label hidup di amerika. Show all posts

Thursday, April 14, 2011

Pesawat Terbang

Pukul 15.10 waktu setempat. Saya masih berada di kelas bahasa Inggris pada jam ke 7. Disebelah saya si Daniel sedang sibuk dengan iphone nya. Sedangkan di belakang saya, Schaar,Iiro,Jack,Sean,dan AJ sedang mengobrol dan bercanda. Tepat di depan saya ada 4 bangku kosong di mana Kathleen,Kayla,Robert, dan Will sedang absen hari ini. Oiya, kelas ini menggunakan pola tempat duduk berbentuk huruf “U”. Dan saya berada di salah satu deret yang saling berhadapan. Di Kelas bahasa Inggris saya cukup kenal banyak teman Karena kelas ini hanya untuk seniors (kelas 12) dan semuanya seumuran. Untuk hari ini, Ms. Janet Dakin meminta murid-muridnya untuk membuat outline essay yang akan kita jadikan sebagai tugas kelas di hari kamis nanti. Boro-boro outline, sebiji ide pun tak kunjung kudapat. Kemudian tiba-tiba muncullah di benak dua patah kata, “Pesawat Terbang”. Bel pun tak kunjung berdering karena hari bel sedang rusak dan digantikan oleh dering telepon yang disediakan di setiap kelas. 15.15 “bel” tanda pelajaran berakhir pun berdering. Sejenak kulihat ke luar via jendela kelas sebelum kutatih gitar tuk dibawa pulang, cuaca cukup cerah di luar. Dalam hati pun berkata “tumben Portland cerah.biasanya juga basah hujan terus” dan itupun dalam bahasa Inggris.hehe.

            Kuputuskan untuk tidak langsung pulang ke rumah. Saya pun berbelok ke halte yang bukan di seberang jalan di mana tempat biasanya saya menunggu bus untuk pulang ke rumah. Berhentilah saya di halte bus yang menuju arah downtown Portland. Sambil membawa gitar dan sedikit mengecek jam di hape Samsung warna biru saya. Tidak lama bus menuju downtown Portland pun telah dating. Sebelum beranjak naik bus, sekali lagi, “Pesawat Terbang” muncul di pikiran saya.

            Hari cerah begini memang pas buat jalan-jalan. Downtown Portland pilihan saya. Kebetulan saya hendak mendaftar ke Cami Curtis Performing Arts buat kelas hip hop sekalian juga ngeliat stadion baru Portland Timbers, tim sepak bola warga Portland yang tahun ini masuk MLS (liga utama Amerika Serikat).
            Dalam perjalanan,di dalam bus, saya mengingat-ingat masa kecil saya. Dulu waktu kecil, setiap ada pesawat terbang melintas di udara dan terdengar suaranya dari kejauhan, saya selalu langsung keluar rumah dan menatap ke langit untuk melihat pesawat terbang. Biasanya juga saya berteriak “hoy kapal terbang, njaluk duwite!!” (hoy, pesawat t erbang, minta duitnya!!). Dulu waktu kecil saya beranggapan pesawat terbang bakal jatohin duit dari udara buat rakyat-rakyat jelata di daratan. Dan dulu saya beranggapan kalau semua yang naik pesawat terbang itu orang-orang kaya. Dan kemudian saat itu juga saya dan kebanyakan anak-anak seumuran saya waktu kecil bercita-cita buat jadi pilot. Atau juga bercita-cita jadi dokter yang nantinya naik helikopter.
            Sejak kecil saya ingin sekali naik pesawat terbang. Ketika kedua orang tua saya berangkat haji di tahun 2004 lalu, saya merasa senang sekaligus iri karena ayah dan ibu bakalan naik pesawat terbang. Selain kemahalan, keluarga saya nggak bakal naik pesawat terbang rame-rame karena memang kita tidak pernah pergi jauh seperti ke luar negeri.
            Kemudian di umur 17 adalah umur ketika saya merasakan naik pesawat. Bersama teman-teman AFS Chapter Surabaya saya berangkat ke Jakarta untuk menghadiri orientasi Nasional keberangkatan para siswa pertukaran pelajar se Indonesia. Saya duduk di pinggir jendela bersama Hersanti Rahayu di sebelah saya. Mulai dari take off hingga landing saya bolak-balik menengok ke jendela pesawat melihat daratan,gedung-gedung,rumah,pohon-pohon,dan sungai yang terlihat seperti miniatur belaka. Saya ingat waktu itu Lion Air pesawatnya. Akhirnya keinginan dari kecil pun tercapai juga. Dan tentunya untuk pergi ke Amerika saya bakalan naik pesawat. Jadi 10 hari kemudian saya naik pesawat lagi untuk ke Amerika Serikat. Kali ini pesawatnya jauh lebih gede. Lama perjalanan dari Indonesia ke Amerika menempuh sekitar 27 jam waktu itu termasuk transit di Jerman selama 6-7 jam. Dan saat itulah saya mengenal istilah jet lag. Di amerika pun ternyata saya dapat kesempatan naik pesawat lagi.hehe. Waktu itu bulan februari 2011 saya naik pesawat dari Portland ke Orlando yang jaraknya seperti dari sabang ke merauke, 6 jam perjalanan berangkat  6 jam perjalanan pulang. Oke sepertinya saya sudah puas cerita tentang pesawat sampai-sampai saya mbelengerí sama yang namanya naik pesawat. Memang Allah selalu merencanakan sesuatu dibalik sesuatu.

            …..
saat menulisa artikel ini (tampak samping)

saat menulis artikel ini (tampak depan)

kaca mata baru $10 an.hehe
            8 menit kemudian bus yang saya tumpangi sudah memasuki downtown Portland. Teringat tadi saya melihat pria berkaca mata hitam keren duduk di halte membuat saya ingin punya kaca mata hitam supaya terlihat keren seperti pria tadi.hehe. Turunlah saya di halte downtown Portland dan langsung bertolak menuju Pioneer Place Mall. Dengan membawa gitar saya berjalan dari halte downtown ke mall yang tepat berada di jantung kota Portland itu. Dengan membawa gitar pula saya memasuki mall terlihat seperti pengamen jalanan downtown Portland saja.Bukan, saya cuma siswa Wilson High School yang mengambil kelas gitar.hehe. H&M adalah toko tujuan saya. Saya sudah mengincar kaca mata 10 dolaran sejak lama di sana.haha. setelah saya coba beberapa kaca mata akhir nya jatuh pada kaca mata pada gambar di atas.
            Setelah itu saya langsung menuju MAX station untuk menunggu MAX (sejenis kereta listrik) menuju arah tempat dance studio. Akhirnya saya mengambil 4 kelas hip hop dan siap untuk memulai pelajaran hip hop hari kamis. Doakan semoga lancar ya! Dan ditunggu ceritanya pastinya.: )

Wednesday, March 30, 2011

Begin A New Career : "A Guitarist"



A while ago, i did not know how to play any music instrument. As every human is growing up physically and mentally, i began to think about arts. A year ago, i tried to learn guitar. I don't have a guitar. What i did was, i borrowed my friend's guitar then i ask my friends who are able to play guitar to teach me and help me out playing guitar. The very beginning of my learning process, it was so hard! it was frustrating as well. I remembered a friend of mine, Bahtiar (one of my best friends) told and taught me that "to play guitar, is not a skill or talent that you need, but how you play it and who you play it for". It was a good moral lesson from Bahtiar. I applied it and I reveal the power of it. Eventually, i enjoy playing guitar eventhough not too often i played it. At Least i like it.

A year later, today, I am in the USA as an exchange student. I go to Wilson High School, Portland, Oregon. I am taking a beginning guitar class to be on of my classes. I still keep what Bahtiar told me. I have a great teacher to teach me, and great class mates as well that always bring an inspirational message to me.
My first guitar performance went really well and unexpected (read my previous article: "Mendadak Jadi Gitaris di Amerika"). My guitar teacher, Mr. Jolestead also said that i was awesome and my song that i brought made his day and he smiled all day long. i am so happy that day and began to do more and more.
And here are several pictures from my second guitar performance.enjoy! also i put some pictures of my classmates that were also performing today. thank you for reading this blog folks! :)


I played "Undisclosed Desires" by Muse





Jayme Figuerido, my friend from Brazil (also an exchange student)

Amy Reiner, my american class mate

Coldan, also my american classmate

David,

Joseph Goldman

Friday, March 25, 2011

"Mencicipi" Air Laut Samudra Pasifik di Newport

halooooooooooo!!!!! apa kabar?hehe. Maklum saya terlampau gembira abis pulang dari rekreasi ke pantai (jangan berpikiran tentang BIKINI! Dilarang di blog ini!). Iya saya tau saya lagi di Amerika,bukan berarti bakal banyak bikini dong di pantai?haha.ingin tahu kenapa?
Selama tiga hari saya diajak host family saya ke Newport untuk menghabiskan waktu menikmati indahnya Lautan Pasifik di Oregon Coast. Jauh-jauh hari sebelum berangkat ke sana saya sudah diberi tahu kalo pantai di Samudra Pasifik Oregon dingin sekali cuacanya, apalagi airnya! seperti es gitu! sebenarnya judul artikel kali ini sedikit aneh dan ekstrem! ini si Radiv kenapa yak? kesamber petir? atau abis mimpi dicium Gita Gutawa (dulu saya ngefans sama Gita Gutawa waktu kelas 2 SMP di SMPN 2 Jember, terus teman saya si Antok ngefans sama Sherina) ? Haha enggak kok.

Dulu waktu kecil saya suka main ke pantai. Kebetulan kota saya, Jember punya pantai di laut selatan a.k.a. Samudra Hindia. Dulu waktu kecil saya sering main sama ombak yang sebenarnya sangat berbahaya dan berkemungkinan merengut nyawa saya.Dan juga saya sering secara tidak sengaja menelan air laut ketika dihempas ombak waktu berenang di pantai.hehe. dasar si Radiv. Anyways, selama tiga hari di Newport saya diajak keliling tempat-tempat wisata keren i.e. mercusuar,akuarium,museum Ripley's Believe it or Not, Wax Museum, terus menyaksikan jembatan kuno di Newport yang sangat popular dan merupakan tempat syuting film One Flew Over The Cuckoo's Nest (dibintangi oleh Jack Nicholson, pemenang Oscar thn 1975). Kemudian dalam perjalanan pulang kita melewati jalan sepanjang samudra pasifik dan juga melakukan beberapa pemberhentian di pantai-pantai berpemandangan bagus i.e. (seperti,red) Cannon Beach. Nah, di Cannon Beach saya mencicipi air laut di Samudra Pasifik untuk pertama kalinya dalam hidup!! hehehe. Ternyata sama aja. Rasanya asin seperti garam.

simak beberapa foto yang saya dapat.semoga menginspirasi (saya nggak punya kamera SLR,mungkin  ga terlalu spesial foto-fotonya)
Burung Pelikan.Perhatikan yang di sebelah kiri

Saya lupa namanya apaan yang penting cantik

Saya tidak sedang berada di atas buaya laut.tapi buaya darat.hehe

Yaquina Head Light House. Mercusuar tertua dan tertinggi di Oregon state

Beberapa gambar yang saya lupa namanya lagi

Yang saya suka bukan foto saya melainkan gadis kecil bule di pojok kanan gambar.Unyuuuu

Newport Bridge

Newport bridge dan abaikan foto aneh saya ini

Harpa di Museum Ripley's Believe it or Not

Singa laut liar yang kebetulan nongol di dermaga Newport waktu saya lewat

Michael Jackson di Wax Museum (hanya replika)

sea stack

unyu picture

Haystack rock, Cannon Beach

Rambutku berantakan (apa deh)

itu dibaca :r4diV lAgy dI cAnNoN bEaCH

Tuesday, March 15, 2011

Merindukan Masakan Tanah Air

Bakso (image by google)
Portland, 15 Maret 2011 pukul 4.22 sore waktu setempat. oh iya, apa kabar nih? alhamdulilah saya mulai produktif nge blog akhir-akhir ini. apa karena akhir-akhir ini saya sering "galau" sehingga membuat saya rajin nge blog? (apa deh). Sebenarnya saya sedang menanak nasi di rice cooker. beras tinggal sedikit dan akhirnya habis juga sekali pakai. Dan saat itu juga mendadak saya kangen sama RAWON,SOTO AYAM,SATE AYAM,SAMBEL TERASI BUATAN IBU, AYAM GORENG LALAPAN,BAKSO PAK TIJO, dan hidangan-hidangan sedap Indonesia lainnya.
Beginilah hiruk pikuk seorang exchange student. Jauh dari rumah dengan segala sesuatu yang serba "baru". Berjuta pengalaman berharga pun sudah kita dapat dan ini juga sebagai amanah menjadi duta muda Indonesia. Sudah 7 bulan lebih para duta muda Indonesia berada di negeri orang. Sebagian besar dari mereka di Amerika, termasuk saya. hidangan Indonesia favorit saya itu Rawon, juga soto ayam, juga bakso, juga sate ayam, juga nasi goreng, apa lagi ayam goreng lalapan, dan lagi tempe penyet featuring sambel tersasi yang ekstra pedas bikinan ibu saya. wah wah. (saya pun langsung lapar seketika ketika menulis ini dan menyalakan kompor mulai memasak telor mata sapi.haha). Yang dikhawatirkan para siswa pertukaran pelajar pun terjadi. Selain kerinduan akan sanak keluarga, sangat wajar terjadi pula kerinduan akan hidangan khas nusantara. Inilah pengalaman unik nan seru yang didapat para "laskar nusantara" di negeri orang. Di Amerika, you know. penuh dengan makanan cepat saji ala Mc Donald's, KFC, Taco Bell,Burger King, dsb. untuk restauran cepat yang disebut kedua, tidak ramai dikunjungi. dan menurut saya ayam di KFC amerika jauh lebih buruk. bahkan menurut saya tidak layak.
Kalo dulu nih di Indonesia sukanya jajan di warung, makan pecel,soto ayam ato bakso, sekarang di amerika udah mblenger  sama yang namanya burger,pizza,sand wich, fried chicken,fries dan lain sebagainya. Yap. Dari sinilah kita semua para exchange student jadi merasa sangat berharga akan hidangan khas nusantara! beberapa teman saya pun ada yang sudah masak masakan-masakan khas Indonesia untuk disajikan kepada para host family mereka. memang terkadang rumput tetangga memang nampak lebih hijau, tapi bagaikan kentut, kentut orang lain jauh lebih busuk daripada kentut sendiri. (peribahasa ngaco.hehe)
pesan buat bangsa indonesia nih dari Radiv : KITA HARUS BANGGA DENGAN KULINER KHAS NUSANTARA!! kata bang Bondan Winarno sih :"mak nyusss". hidup kuliner Indonesia!
ASTAGHFIRULLAH TERNYATA SAYA BELUM MENEKAN TOMBOL ON DI RICE COOKER! yah.nunggu lebih lama deh.hehehe.
Nasi Rawon,favorit saya! (image by google)
Sate Ayam juga favorit saya! (image by google)
Tempe Penyet + sambel terasi! (image by google)
Ayam goreng lalapan maknyus (image by google)

Saturday, March 12, 2011

Mendadak Jadi Gitaris di Amerika

haloooo! apa kabar?? buat yang sudah lebih dari 3 kali membaca saya ucapkan beribu-ribu ucapan terima kasih!! edisi kali ini saya nak bercerita tentang pengalaman saya tampil di muka kelas gitar (bahasa apa ini ya?galau?) maksudnya saat itu guru saya di kelas beginning guitar mengintruksi seluruh siswa di kelas untuk tampil di depan kelas memainkan lagu,musik,lirik, yang sudah dipelajari selama 2-3 minggu terakhir. holy crap (taik, red) saya pun mendadak shock dan "galau" seketika. Sebenernya sih saya sudah mainin beberapa lagu pop indonesia selama 2-3 minggu terakhir. Kebetulan 3 hari lalu saya nemu secuil lagu country di ipod saya. Judulnya "Long Trip Alone" yang dibawakan oleh Dierks Bentley. Saat itu juga di kelas saya mulai memainkan lagu itu secara serius dan juga bolak-balik memutar lagu itu di ipod.didengarakan, dimainkan, didengarkan lagi, dimainkan lagi hingga lelah. Saat itu saya sempat meraba-raba tas saya. Eh ternyata saya bawa kamera!!! Ide dahsyat pun muncul seketika bak peluru yang sedang melesat dengan velocity 1000km/jam! kalo kalian liat di blog saya ini nanti ada channel youtube saya. nah itu banyak sekali video2 ga jelas saya selama di amerika.yap saya suka bikin video. nah saat itu juga saya minta bantuan teman saya si David buat ngerekam + ambil gambar saya waktu perform! (ciyeee) . singkat cerita begini reka ulang dan singkat performa saya :
1. saya tampil setelah siswa ke dua yang sudah tampil (ribet ya bahasanya.lol)
2. langsung duduk di kursi tinggi gitu bak Jason Mraz + sebuah papan musik pas di depan saya
3. memperkenalkan diri sama teman-teman. "hi! my name is Radiv Annaba. i am an awesome indonesian exchange student wants to perform a messed up guitar show today" . i am just kidding. saya lupa waktu itu ngomong apa waktu perkenalan
4. lagu pertama yang saya mainin : Ungu "Ciuman Pertama", Drive "Mimpi Selamanya". keduanya cuma 4-5 bait saja. dan ini nih yang bikin heboh satu kelas! yap satu lagu full yang saya mainkan adalah lagu Dierks Bentely "Long Trip Alone"!!
5. Setelah tampil, apa coba yang terjadi (pasti kalian ada yang kepikiran saya jatuh dari kursi tinggi karena saya terlalu pendek terus gitar saya jatuh dan pecah seketika) bukan!!!
yang terjadi adalah saya mendapat tepuk tangan meriah,jeritan,teriakan,tangisan (hehe.bukanbukan), + plus ungkapan terima kasih guru gitar saya , Mr. Jolestead. Beliau kaget waktu saya jawab pertanyaannya kapan saya mulai main gitar. saya jawab Agustus taun 2010 di mana saya nyampe amerika terus ada gitar.hehe.
KEESOKAN HARINYA Mr. Jolestead berkata : "Radiv, your country song performance, Dierks Bentley's son made my day. i was smiling all day long yesterday.thank you"
OH MY GOSH! isn't that awesome!!???
so begitulah ceritanya. ini sedikit poto poto waktu saya perform.hehehehe.thanks for all visitors!! kritik dan saran amat sangat dinanti untuk blog ini.
oiya kalo sempet + komputer di rumah lagi nggak lemot tonton juga video saya pas perform ya! (kameranya jelek rada nge blur gitu)

itu lagu Dierks Bentley yang hendak saya mainkan
Itu sheet music saya + ipod mungil saya.baru beli bulan lalu loh! (pamer)
Gladi Resik cuy
Perkenalan diri
Ini waktu nyanyi lagu Ungu deh kayanya.haha.bule bule pada ga paham.haha
WAJAH SAYA KENAPA ITU?

ini videonya.hehe

Tuesday, March 8, 2011

Kisah si "Kecil" Radiv Bergulat di Amerika

halo semua. edisi kali ini pake bahasa indonesia lagi (maklum bhs inggeris saya nggak karuan). kali ini saya hendak membahas pengalaman saya ketika menjalani wrestling season di Wilson High School. Wrestling = gulat atau supaya lebih mudah, smack down.haha.nggak juga sih. untuk olahraga musim dingin, saya memilih wrestling. ada beberapa alasan kenapa saya ikut wrestling. pertama. you know. kan ini amerika, kalo ga olahraga kalian bisa cepat gendut. contohnya saya nih. waktu sebelum berangkat sempet ngecek berat badan = 49 kg. eh sekarang jadi 52 kg. kedua, di amerika, kalo ngikut sport kita bakal mudah dapet temen. nah buktinya nih saya sekarang dapet banyak temen ketika ikut wrestling. kita kan satu tim, dan mudah mengenal satu sama lain dalam tim. ketiga, wrestling nampak keren!jarang-jarang lagi di Indonesia. jadi lumayan buat nambah-nambah pengalaman dan sensasi (loh?). wrestling olahraga yang susah,keras,butuh tenaga ekstra,otot + otak harus sangat bekerja. dan jangan takut dibanting atau membanting.haha. di bawah ini sedikit foto-foto ketika saya mengikuti turnamen regional di Portland. saya kalah dua kali dan itu pertandingan terakhir musim ini :( . tapi tak apalah.kan pengalaman! hehe.cekidot cekidot
itu waktu lagi siap siap (saya pake singlet hijau putih)
Ini lawan saya dari Hood River Valley High School
sepertinya lawan saya jauh lebih besar. ato saya yang terlalu kecil?hahaha
Pemanasan dulu cuy (padahal juga grogi)
gubrakk
awas kau!!
yah kalah deh